Rabu, 07 Oktober 2009

ARTI DARI SEBUAH TANGISAN

CB: (A.T) @ Depok ; Minggu, 30/08/2009

Kebanyakan dari setiap individu beranggapan bahwa menangis adalah suatu bentuk kelemahan, ketidakberdayaan, keputus-asaan, dan suatu hal yang negatif. Orang malu untuk menangis. Jika kita menangis, itu artinya kita tidak mampu mengendalikan perasaan kita, karena mereka berpendapat bahwa menangis adalah sebuah penyesalan, dan lain-lainnya. Seakan-akan tidak ingin menyadari bahwa kita mempunyai sebuah fitrah tersebut dan kita sebenarnya butuh menangis, tidak terkecuali pria dan wanita.Maka, Menangis adalah sebuah ekspresi emosional yang normal.
Disaat keadaan suka maupun duka, manusia akan cenderung meneteskan air matanya dalam bentuk tangisan. Baik berupa tangisan kebahagiaan maupun tangisan duka. Setidaknya itu adalah salah satu ungkapan emosi. Biarkan, dan jangan hentikan sampai ia benar-benar merasa cukup.

Tangisan bukan untuk menyelesaikan masalah, karna tak ada masalah yang terselesaikan hanya dengan menangis. Tangisan hanya sebagai hiburan di saat duka dan sebagai pengingat di saat bahagia.

Kamu ingin menangis saat kamu terjatuh? Silahkan, tak ada yang akan melarangnya. Tapi harus kamu ingat, setelah ada tangisan duka, maka kamu harus segera bangkit dan membangun kembali semangatmu untuk dapat berdiri dan meraih apa yang pernah kamu impikan. Karena tak selamanya suatu kegagalan menunjukkan bahwa dirimu tidak akan pernah dapat meraihnya kembali. Jangan sampai kedukaan tersebut menghentikan langkah hidupmu hanya sampai disini saja. Jadikanlah tagisan kedukaanmu sebagai tanda permohonan ampun kepadaNya.

Kamu ingin menangis saat kamu sedang begitu bahagia tak terhingga? Silakan, takkan ada yang melarangnya. Tapi harus kamu ingat, setelah ada tangisan kebahagiaan, kamu harus terus melangkan dan melanjutkan kehidupan ini kembali, jangan terlalut dalam kebahagian yang mungkin hanya sesaat, karena hidup tidak hanya sampai pada kebahagiaan tersebut semata. Masih banyak kebahagiaan lain yang harus kamu raih, hingga sampai kepada titik akhir dari sebuah kebahagiaan yaitu keridhaan Ilahi. Jangan sampai kebahagiaan tersebut menghentikan perjuangan hidupmu. Jadikanlah tagisan kebahagiaanmu sebagai tanda syukur kepadaNya.