Senin, 08 Agustus 2011

SEKILAS SEJARAH TENTANG "VENITIE VAN OOST"

Written by: Apriansyach Taufik

Jembatan Ampera dan Sungai Musi


Rabu, 29 Juni 2011 bertepatan dengan Hari Libur Peringatan Isra' Mi'raj, menjelang sore diantara dua rak buku di salah satu toko buku ternama yang ada di jalan Margonda Raya Depok, rencananya sih mau cari buku tentang Maintenance of Medical Equipment. Bosen karena buku yang dicari ga ketemu, iseng - iseng cari buku di rak kumpulan buku sejarah dan sosial, eh ga sengaja nemuin sebuah buku (maaf judunya lupa) yang membahas tentang kearifan lokal dari sebuah kota pada masa Kolonial Belanda yang dijuluki sebagai "Venetie van Oost" atau dalam bahasa Inggrisnya "Venice of The East" alias Venesia dari Timur. Kota ini juga dijuluki sebagai Negeri Seribu Sungai, Negeri Batanghari Sembilan dan Bumi Sriwijaya, Palembang.




Saking asyiknya membaca, sampai-sampai lupa dengan tujuan awal ke toko buku. Alhasil hari sudah hampir menjelang Shalat Ashar tiba. Tapi Alhamdulillah waktu tak terbuang dengan percuma, meskipun ga ada buku yang jadi dibeli, setidaknya saya bisa mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai kota dimana tempat nenek moyangku berasal secara gratis. Hehe...

Lembar demi lembar saya baca dengan sekilas, sambil melihat-lihat gambar yang memuat foto-foto tentang situasi kota dan masyarakat Palembang pada masa Kolonial Belanda. Sentak mataku tertuju pada dua buah puisi. Mungkin bagi sebagian orang bait dari setiap kalimat yang ditulis pada puisi-puisi tersebut akan terlihat cukup sederhana, namun tidak bagiku, karena kedua puisi itu berisikan tentang nilai dan pesan yang mengkiaskan suasana batin dari sang penulis mengenai fenomena dan situasi yang terjadi pada masa itu.





Berbekal sebuah "handphone  butut" , saya tulis bait-bait dari puisi tersebut. Berikut kutipannya:

(Djawatan Penerangan, Sumatera Selatan 1965)

Berajoen berombak deras di bawah
Tenang, bersatu alam djaja sempoerna
Dempo rujukan Batanghari Sembilan
Riak gelombang Musi menawan
Tu lah dia Sumatera Selatan

Puisi tersebut mengkiaskan tentang indahnya suasana dari Sungai Musi yang telah menjadi simbol peradaban yang menemani sepanjang sejarah kota tua ini, dan menjadi saksi atas derasnya arus kehidupan Provinsi Sumatera Selatan dari masa ke masa. Beranjak dari puisi yang pertama diatas, berikut kutipan puisi yang kedua yang saya dapati:





"Delapan Cerobong Asap"
 Karya: Alifiah Sahib
Obor Rakyat, Palembang, 16 Juli 1961

Asap terus mengepul
Angin tetap berdendang
Perusahaan asing terus mengeruk kekayaan
Di muara aliran Komering
Menghiasi dua perusahaan di pematang

Tangan Musi menyapa
Mari kita nak ke laut
Ke samudera intip penyelundup
Komering dan Lematang dengan riak-riak litjah
Tertawa bersatu guna melindungi gadis Palembang

Bila pesta di air Musi
Selesai di tahun djanji
Gadis berkerudung bukakan tirai
Budjang Palembang meminang ke Uluan

Masjid Sultan Mahmud Badaruddin II


Pada puisi yang kedua ini tak hanya mengkiaskan tentang besarnya fungsi Sungai Musi sebagai bagian dari sejarah masyarakat setempat, namun juga berkisah tentang hiruk pikuk perkembangan dan permasalahan Kota Palembang sebagai pusat pemerintahan dan peradaban dari Provinsi Sumatera Selatan. Kemudian memuat tentang keragaman budaya serta persatuan masyarakat Sumatera Selatan dalam menghalau dan melindungi Kota Palembang dari ancaman penjajah dan penyelundup dari luar.

Memang takkan pernah habis kata untuk mengulas perjalanan sejarah dari kota tua yang satu ini, dimana tempat bertemunya berbagai unsur budaya sejak zaman kejayaan imperium maritim nusantara Kerajaan Sriwijaya, mungkin sebagian dari kita tak banyak yang tahu dan mengenal eksistensi dari kerajaan ini, karena dari beberapa buku pelajaran sejarah yang disajikan untuk SD, SMP hingga bangku SMA terkadang bahasan mengenai kerajaan yang satu ini tidaklah diulas dengan lebih rinci, hal ini dikarenakan memang sulitnya para pelaku dan peneliti sejarah untuk mencari bukti-bukti fisik peninggalan kejayaannya, dan juga sebagai imbas dari politik masa lalu negara ini yang cenderung untuk tidak mengangkat kearifan lokal yang berasal dari luar (maaf) Pulau Jawa.

Jembatan Musi I


Palembang merupakan kota tertua di Indonesia, dimana peradaban Melayu bermula, hal ini didasarkan pada prasasti Kedukan Bukit (683 M) yang diketemukan di Bukit Siguntang, sebelah barat Kota Palembang, yang menyatakan pembentukan sebuah wanua yang ditafsirkan sebagai kota yang merupakan ibukota Kerajaan Sriwijaya pada tanggal 16 Juni 683 Masehi (tanggal 5 bulan Ashada tahun 605 Syaka). Maka tanggal tersebut dijadikan patokan hari lahir Kota Palembang. Batu-bersurat (prasasti) itu ditemukan oleh Controleur Batenberg di tepi Sungai Kedukan Bukit (Pada masa silam di sebut Sungai Melayu), yakni diantara Bukit Seguntang dengan Situs Karanganyar pada tahun 1926 dengan menggunakan huruf Pallawa dan Bahasa Melayu Kuno.

Palembang dari masa ke masa menjadi salah satu kota pelabuhan tersibuk di Asia Tenggara, sebagai persinggahan bagi kapal-kapal yang melintasi rute perairan Selat Malaka, hal tersebut menjadi daya tarik bagi para pendatang baik dari China, India maupun dari dataran Timur Tengah hingga dari "Benua Biru" Erofa, baik untuk berdagang maupun untuk menjajah. Sehingga pada saat ini, di Kota Palembang khususnya kita bisa menemukan percampuran budaya yang dibawa oleh berbagai etnis pendatang tersebut.

Sebagai salah satu bukti, berikut saya kutip dari beberapa artikel sejarah mengenai dua pucuk mukadimah surat dari Maharaja Sriwijaya kepada Khalifah Ummayyah di Baghdad dan Damsyik. Surat pertama ditujukan kepada Khalifah Muawiyah Bin Abi Sufyan tahun 661 Maseh. Surat tersebut  ditemui dalam sebuah diwan (arkib) Bani Umayyah oleh Abdul Malik bin Umayr yang disampaikan melalui Abu Ya’yub Ats Tsaqofi, yang kemudian disampaikan melalui Al Haytsam bin Adi. Al Jahizh yang mendengar surat itu dari Al Haytsam menceritakan pendahuluan surat itu sebagai berikut:

 “Dari Raja Al-Hind yang kandang binatangnya berisikan seribu gajah, (dan) yang istananya dibuat dari emas dan perak, yang dilayani putri raja-raja, dan yang memiliki dua sungai besar yang mengairi pohon gaharu, kepada Muawiyah………”

Dan surat yang kedua dari Maharaja Sri Indrawarman ditujukan kepada Khalifah Umar Bin Abdul Aziz yang memerintah sekitar Abad ke 8 masehi , yang didokumentasikan oleh Abd Rabbih (246-329 H/860-940 M) dalam karyanya Al Iqd Al Farid. Berikut kutipan terjemahannya:

Dari Raja di Raja… yang adalah keturunan seribu raja … kepada Raja Arab (Umar bin Abdul Aziz) yang tidak menyekutukan tuhan-tuhan lain dengan Tuhan. Saya telah mengirimkan kepada Anda hadiah, yang sebenarnya merupakan hadiah yang tak begitu banyak, tetapi sekadar tanda persahabatan; dan saya ingin Anda mengirimkan kepada saya seseorang yang dapat mengajarkan Islam kepada saya, dan menjelaskan kepada saya hukum-hukumnya.”


Bukanlah tujuan saya untuk berlebih-lebihan dalam memaparkan tentang ulasan singkat dari Sejarah Sriwijaya, namun demikian sejarah telah mencatatkan. Dari beberapa keterangan dan sumber kajian yang pernah saya baca, baik itu dari artikel, buku ataupun ulasan-ulasan singkat para bloger yang masih peduli akan sejarah, telah disebutkan bahwa pada masanya Kerajaan Sriwijaya adalah satu-satunya kerajaan nusantara yang berhasil menaklukkan sebagian besar wilayah Nusantara dan Asia Tenggara, seperti yang kita ketahui bahkan pengaruhnya sampai ke India, Indochina, China, Srilanka, Maladewa, Persia (Iran), Iraq, Semenanjung Arab (Timur Tengah) hingga ke Madagaskar dan Benua Afrika. Sejarawan juga bersepakat bahwa penaklukan dan pengaruh Kerajaan Sriwijaya atas sebagian besar Wilayah Nusantara inilah yang menjadi cikal bakal penyebaran dari budaya dan bahasa Melayu di Nusantara, hingga menjadi budaya dan bahasa "bilingual" pemersatu Nusantara pada masa itu hingga saat ini.

Dari abad ke abad, seiring pergantian pangku kekuasaan baik dari penguasa pribumi/putrajaya ataupun penguasa dari bangsa-bangsa penjajah, eksistensi dari Budaya dan Bahasa Melayu sebagai budaya dan bahasa "bilingual" pemersatu Nusantara semakin meluas dan berasimilasi/bercampur dengan budaya dan bahasa setempat di Wilayah Nusantara. Kemudian menjelang masa kemerdekaan, Bahasa Melayu yang berakar dari Bahasa Melayu Sumatera dijadikan sebagai sumber utama bagi lahirnya Bahasa Resmi Negara Indonesia, dan juga sebagai rujukan utama bagi Bahasa Resmi negara-negara tetangga kita seperti Malaysia, Singapura dan Brunai Darussalam, bahkan negara termuda nomor dua di dunia pecahan dari NKRI yaitu Timor Leste hingga saat ini mayoritas masyarakatnya masih mempergunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama.



Tidak hanya sampai disitu, kejayaan Palembang sebagai pusat dari peradaban sebuah bangsa terus berlanjut, setelah runtuhnya Kerajaan Sriwijaya akibat serangan dari tiga kerajaan yang berselisih kekuasaan, diantaranya Kerajaan Cola dari India, Kerajaan Siam dari dataran Thailand, dan Kerajaan Majapahit dari Tanah Jawa. Meskipun tidak secara bersamaan, serangan dari ketiga kerajaan tersebut sangat berpengaruh bagi kemunduran Kerajaan Sriwijaya, dan menyebabkan daerah-daerah kekuasaan dari Kerajaan Sriwijaya mulai terpecah dan memisahkan diri dari pengaruhnya pada abad ke 14.

Pakaian Adat Sumatera Selatan


Keadaan ini sehingga memaksa seorang pewaris tahta dari Kerajaan Sriwijaya yaitu Pangeran Parameswara dengan para pengikutnya hijrah ke Semenanjung, dimana ia singgah lebih dahulu ke Pulau Temasik dan mendirikan Kerajaan Singapura. Pulau ini ditinggalkannya setelah Pangeran Parameswara mendapatkan serangan dari orang-orang Siam. Dari Singapura Pangeran Parameswara kemudian hijrah ke Semenanjung dan mendirikan Kerajaan Melaka. Setelah membina kerajaan ini dengan tradisi kemaritiman yang diwarisi dari Kerajaan Sriwijaya, maka kemudian Kerajaan Melaka menjelma menjadi salah satu kerajaan terbesar di nusantara setelah kebesaran Kerajaan Sriwijaya. Palembang sendiri setelah ditinggalkan Parameswara menjadi negeri yang tak bertuan dan dipenuhi oleh pendatang-pendatang dari dataran China Selatan. Menurut catatan para sejarawan, Kerajaan Majapahit pernah berniat untuk menempatkan seorang Adipati di Palembang, namun ditolak oleh orang-orang Tionghoa yang lambat laun telah menguasai Palembang. Mereka menyebut Palembang sebagai Ku-Kang dan mereka terdiri dari kelompok-kelompok masyarakat Tionghoa yang terusir dari Cina Selatan, yaitu dari wilayah Kanton, Nan-hai, Chang-chou dan Changuan-chou.





Meskipun setiap kelompok ini mempunyai pemimpin sendiri, tetapi mereka sepakat menolak pimpinan dari Majapahit dan mengangkat Liang Tau-Ming sebagai pemimpin mereka. Pada masa ini Palembang dikenal sebagai wilayah yang menjadi sarang bajak laut dari orang-orang Cina tersebut. Tidak heran jika toko sejarah dan legendaris dari China, yaitu Laksamana Chen-ho terpaksa beberapa kali melabuhkan iringan armada dari kapal-kapalnya di Palembang guna memberantas para bajak laut ini.



Pada abad ke-17 kota Palembang menjadi ibukota Kesultanan Palembang Darussalam yang diproklamirkan oleh Pangeran Ratu Kimas Hindi Sri Susuhanan Abdurrahman Candiwalang Khalifatul Mukminin Sayidul Iman (atau lebih dikenal Kimas Hindi/Kimas Cinde) sebagai sultan pertama (1643-1651), terlepas dari pengaruh kerajaan Mataram (Jawa). Tanggal 7 Oktober 1823 Kesultanan Palembang dihapuskan oleh penjajah Belanda dan kota Palembang dijadikan Komisariat di bawah Pemerintahan Hindia Belanda (kontrak terhitung 18 Agustus 1823), dengan Commisaris Sevenhoven sebagai pejabat Pemerintah Belanda pertama.


Kapal Kincir di Perairan Sungai Musi


Kemudian kota Palembang dijadikan Gameente/Haminte berdasarkan stbld. No. 126 tahun 1906 tanggal 1 April 1906 hingga masuknya Jepang tanggal 16 Februari 1942. Palembang Syi yang dipimpin Syi-co (Walikota) berlangsung dari tahun 1942 hingga kemerdekaan RI.

Jembatan Ampera Tahun 60an


Jembatan Ampera Diwaktu Malam


Berdasarkan keputusan Gubernur Tingkat I Sumatera Selatan No. 103 tahun 1945, Palembang dijadikan Kota Kelas A. Berdasarkan Undang-Undang No. 22 Tahun 948, Palembang dijadikan Kota Besar. Berdasarkan Undang-Undang No. 18 Tahun 1965, Palembang dijadikan Kotamadya. Berdasarkan Undang-Undang No. 5 Tahun 1974 tanggal 23 Juli 1974 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan di Daerah, Palembang dijadikan Kotamadya Daerah Tingkat II Palembang.



Itu semua mungkin hanya tinggal sejarah, namun setidaknya hal tersebut mampu membangkitkan lagi semangat bagi generasi muda bangsa ini, untuk dapat meniti dan mengukir kembali kejayaan yang pernah diraih dimasa silam. Sejarah telah membuktikan, bahwasanya bangsa ini tidaklah diciptakan oleh Allah sebagai bangsa yang lemah, namun kita sendirilah yang membuat bangsa ini menjadi terpuruk.

Sumber kutipan dan data sejarah:
- http://infokito.wordpress.com
- http://lokalgenius.blogspot.com
- http://palembangdailyphoto,blogspot.com
- http://bisnispolitik.wordpress.com
- Buku dan artikel bacaan lainnya (Lupa aku judulnya, hehe...)

Benteng Kuto Besak







JUJUR ITU INDAH, MAKA SENANTIASALAH BERLAKU JUJUR, SUNGGUH ALLAH AKAN MENYAYANGIMU.

JUJUR ITU INDAH, MAKA SENANTIASALAH BERLAKU JUJUR, SUNGGUH ALLAH AKAN MENYAYANGIMU.

by Apriansyach Taufik on Saturday, June 18, 2011 at 8:05pm
 
Depok, 18 Juni 2011 pukul 19:00 WIB. Mengawali sabtu malam yang hening, sambil melepas penat akibat syndrome prakesmas minggu ini, di sudut meja yang penuh dengan berkas foto copy materi kuliah yang mungkin tak pernah tersentuh lagi sejak nilai hasil ujiannya keluar. "hehe...!" 

Sebuah kisah untuk kita renungkan, akhir pekan ini di beberapa media masa, baik media cetak maupun elektronik bahkan media maya, banyak beredar berita tentang pengakuan dari Ibu seorang murid Sekolah Dasar (SD) negeri di salah satu daerah di Ibu Kota. Beliau mengadu ke Komisi Nasional Perlindungan Anak karena buah hatinya dipaksa untuk bertindak tidak jujur oleh gurunya. Sang anak bersama sejumlah temannya yang pintar dikumpulkan menjelang ujian nasional beberapa waktu lalu. Mereka diminta membagikan jawaban kepada kawan-kawannya yang lain melalui telepon seluler saat ujian. Sungguh fakta ini cukup menghebohkan dan mencoreng nilai keluhuran sebuah institisi pendidikan yang seharusnya berfungsi sebagai tempat pembentukan manusia generasi bangsa yang terdidik dan berakhlak mulia.

Memang jika kita semua mau mengakui, maka fakta tersebut diatas bukanlah hal yang asing lagi ditelinga kita, bahkan mungkin juga kita pernah dan sedang terlibat dalam derasnya arus ketidakjujuran bangsa ini. Sungguh sangat miris, entah siapa lagi yang dapat kita percaya di negeri ini, karena hampir semua lini, semua bidang, bahkan semua profesi terlibat di dalam arus ketidakjujuran yang semakin hari semakin lumrah di negeri ini.

Dimanakah nilai-nilai luhur yang diajarkan baik oleh agama ataupun nilai-nilai luhur kearifan budaya kita. Semua hilang, ketika ambisi kita terhadap dunia telah membutakan mata hati dan iman kita. Kejujuran seakan menjadi sebuah barang mahal, bahkan lebih mahal dari harga diri. Mengapa demikian, karena terkadang orang akan rela melakukan apapun demi memenuhi ambisinya, bahkan dengan mengabaikan harga diri sekalipun.

Jaman memang telah berubah, kejujuran saat ini tak lebih bak butiran-butiran pasir yang mencoba melawan derasnya arus lautan ketidakjujuran (bohong/dusta). Bahkan hanya untuk bertahan, akan terasa sulit, namun janganlah khawatir, yakinlah bahwa Allah akan senantiasa berada pada orang-orang yang benar lagi berlaku jujur. Sungguh takkan pernah merugi orang yang berlaku jujur, karena Allah akan mencukupkan hatinya, hingga tak bersisa lagi ruang untuknya berdusta dan mengagungkan fatamorgana dunia.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman,bertaqwalah kepada dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang jujur” (QS: At-Taubah: 119). Dalam ayat lain, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: "Jikalau mereka jujur kepada Alloh, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka" (QS: Muhammad: 21)

Baginda Rasullah sallallahu `alayhi wa sallam mengajarkan kita tentang indah dan pentingnya sebuah kejujuran bagi seorang muslim, seperti penggalan nasehat Beliau berikut dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu ‘anhu "
"Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan megantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga. Jika seseorang senantiasa berlaku jujur dan berusaha untuk jujur, maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Hati-hatilah kalian dari berbuat dusta, karena sesungguhnya dusta akan mengantarkan kepada kejahatan dan kejahatan akan mengantarkan pada neraka. Jika seseorang sukanya berdusta dan berupaya untuk berdusta, maka ia akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta.”

Dan suatu ketika seseorang bertanya kepada Baginda Rasul sallallahu `alayhi wa sallam :
"Ya Rasulullah, terangkan kepadaku, apa yang paling berat dan apa yang paling ringan dalam beragama Islam?"
Rasul bersabda, “Yang paling ringan dalam beragama Islam ialah membaca syahadat atau kesaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah Rasulullah. Sedang yang paling berat adalah hidup jujur (dapat dipercaya). Sesungguhnya, tidak ada agama bagi orang yang tidak jujur. Bahkan, tidak ada shalat dan tidak ada zakat bagi mereka yang tidak jujur.” (HR Ahmad Bazzar).

Memang benar bahwa "berlaku jujur itu memang sangatlah sulit", namun pernyataan itu hanya akan keluar dari lisan orang-orang yang sepanjang hidupnya penuh dengan ambisi keduniawian semata (al wahnu) dan hanya bagi mereka yang mengingkari keberadaan Allah yang senantiasa mengawasi hidupnya.

Allahu'alam Bishawab

Sumber nasehat: Al Quran dan Hadist
(Written by: Apriansyach Taufik)

Senin, 23 Mei 2011

NASEHAT, RENUNGAN DAN HARAPAN (016)

Quote Harian Facebook. Written by: Apriansyach Taufik

Saya hanya mencoba untuk menulis dengan jujur tentang apa yang tengah saya lihat, saya temui, saya rasakan, saya pikirkan dan yang saya alami. Dengan segalah kesederhanaan ilmu dan pengalaman yang saya miliki serta keterbatasan kosa kata dan kalimat, izinkan saya menghaturkan maaf sebelum dan sesudahnya, jikalau apa yang telah saya tulis ini tiadalah mengandung sebuah manfaat ataupun nilai kebenaran. Adapun terdapat kebaikan sedarinya, maka sesusungguhnya itu hadir hanya karena Allah semata. Namun apabila terdapat kesalahan ataupun keburukan sedarinya, maka sungguh itu hadir daripada kekhilafan hamba. Hanya kepada Allah saya memohon ampun. Terima kasih.

Bila hati tertawan sudah, maka akal takkan mampu menerjemahkan sesuatu dengan terarah. Bila hati tertawan sudah, maka kebijaksanaannya hilang ditelan nafsu amarah. Bila hati tertawan sudah, maka kejujurannya menjadi tiada amanah. Bila hati tertawan sudah, maka ketulusannya terbagi kepada selain Allah. Sobat, senantiasalah bentengi hati kita dengan istiqamah. (AT: 12/05/2011)

Tidak ada yang salah dengan cinta, yang salah adalah ketika kita keliru dlm mengartikan makna sedarinya. Maka senatiasalah berhati-hati dlm menterjemahkan sebuah perasaan kedalam keagungan makna cinta. Landaskanlah semua itu hanya karena Sang Maha Cinta, bukan di atas nafsu duniawi belaka. Sungguh jika dunia kau jadikan sebagai tujuan akhir, maka hanya dunia yang mungkin engkau dapati, itupun jika Allah menghendaki. (AT:13/05/2011)

Belum terlambat untuk memperbaiki diri, selagi Allah msh memberikan kita nafas dan kesempatan. Janganlah angkuh tuk m'yadari sbuah kekhilafan, krn sggh keangkuhan itu hny akn m'jauhkan kita pd ampunan-Nya. Jgnlah malu tuk m'gakui sbuah kesalahan, krn sggh hal yg demikian itu adlh bagian dr godaan syaitan. Ketahuilah Allah itu Maha Pengampun, nmn Ia pula Maha Adil dlm memutuskan perkara yg tjd diantara hamba-Nya. (AT: 14/05/2011)

Al kisah inilah hidup, tiada yang tahu kapan dan dimana akhir dari perjalanannya. Kita boleh berencana seindah mungkin, sesuai dengan kemampuan daya pikir kita. Kitapun boleh berusaha (ikhtiar) sekuat semangat dan pengorbanan yang kita miliki, namun hanyalah Allah yang Maha Menentukan. Maka janganlah sesekali kita mengabaikan kuasa Allah atas hidup kita. Dan sungguh ketetapan Allah adalah hal yang terbaik bagi hamba-Nya. (AT: 15/05/2011)

Pagi ini, dalam kesederhanaan sebuah impian, selalu mencoba untuk lebih melihat, mendengar dan merasakan. Tak mau lekang oleh guliran waktu, tak mau sirna ditelan kerasnya jaman. Pencarianku belumlah berakhir, perjuanganku belumlah usai, hingga waktu yg ditetapkan, hingga masa yg dijanjikan. Tak ingin hanya sebatas kata, tak ingin hanya sebatas angan, tak ingin langkahku terhenti hanya sampai disini. (AT: 16/05/2011)

Berdoalah untuk diberikan seorang sahabat sejati, namun awalilah doamu itu dengan menjadikan dirimu sebagai seorang sahabat sejati bagi sahabat-sahabatmu. (AT: 16/05/2011)

Inilah memorial hidup, seberkas harapan yang pernah ada dengan seketika sirna. Mungkin belum waktunya "Taufik", selesaikan saja dulu masalah yang ada dipundakmu saat ini, ketika kamu menyelesaikannya dengan baik, maka yakinlah akan ada harapan diujung sana. Selamat malam, semoga keberkatan Allah menyertai kita semua, aamiin. (AT: 17/05/2011)


Hidup di rantau kenalah bijak, Biarpun payah janganlah dibawa murung, Walau di mana bumi dipijak, Adat budaya tetaplah dijunjung. Naik sampan di tengah sawah, Mencari ikan disela padi, Hancur badan dikandung tanah, Budi baik dibawa mati. (AT: 17/05/2011)

Jangan menyalahkan hujan yang turunnya jarang, jika sang kaktus tak mampu menyimpan air. Tapi untunglah sang kaktus dapat menyimpan air dalam ruas batangnya, jadi mekipun hujan turunnya jarang, persediaan air akan tetap ada. Masha Allah, sungguh Allah Maha Kuasa atas segala ciptaan-Nya. (AT: 18/05/2011)

Salah satu hal terindah dalam hidup ini adalah ketika kita dapat meraih apa yang kita impikan. Namun kita sering lupa akan satu hal terindah lainnya, bahkan lebih indah dari pencapaian sebuah impian duniawi. Adalah ketika kita tetap bersyukur akan semua ketetapan yang Allah, meskipun kita berada pada posisi gagal secara pandangan kita dan tak dapat meraih apa yang kita inginkan. (AT: 18/05/2011)

Allahurabby, lindungilah hamba dari perkara yang menyulitkan, perkara yang membawaku pada keburukan dan menjauhkanku dari rahmat-Mu. Allahu Rahman, hiasilah hidupku dengan kemuliaan kasih-Mu, sehingga tak tersisa lagi kebencian dalam hatiku. Al Malikul Quddus, sucikanlah setiap niatku, setiap langkahku, setiap perkataanku dari godaan syaitan yang senantiasa menjerumuskanku. Ya Ghaffaaru, ampunilah segala dosa-dosaku. (AT: 19/05/2011)

Sebuah bingkai kehidupan beselipkan lembaran-lembaran kesulitan yang mesti dijalani, apapun itu! karena memang kita tercipta untuk dapat menaklukkan dan menjadikan diri kita nahkoda dalam perahu kehidupan yang tengah kita jalani. Semoga sentiasa tiada ombak yang melebihi serambi sisinya, semoga tiada karang yang begitu besar menjadi penghalang laju sang perahu, & semoga tiada arus yang amat deras melebihi kekuatan dayung perahuku.(AT: 05/10/2010 - 20/05/2011)

Setiap kejadian mengajarkan kita akan makna dari sebuah perjalanan hidup, pase demi pase telah dan akan kita lalui. Namun, entah sampai kapan kita berada disini? tak seorangpun yang tahu dan tak seorangpun yang kuasa atas waktunya sendiri. Karena sesungguhnya kita hanya diberikan tugas untuk menjalani, akan tetap terkadang kita melupakan satu hal, bahwasanya setiap detik dari perjalanan hidup ini akan dipertanggungjawabkan kelak (AT: 20/05/2011)

Memang benar, hanya Allah tempat dimana kita menggantungkan harapan, tempat dimana kita berkeluh kesah, tempat dimana kita memohon kemurahan dan pertolongan-Nya, tempat dimana kita menaruhkan cinta yang sebenarnya. Sungguh hati ini penuh dengan kekhilafan, maka ampunilah hamba. (AT: 20/05/2011)

Sungguh Allah Maha Rahman yang telah menganugrahkan hati dan akal (pikiran) bagi manusia. Karena dengan hati kita dapat menilai mana yang patut (baik) dilakukan dan mana yang tak patut (baik) untuk dilakukan, sedangkan akal (pikiran) kita memegang peranan sebagai penentu mana yang harus dilakukan dan mana yang tak harus dilakukan. Semua memegang peranan penting dalam menentukan nilai ketaatan kita kepada hukum dan ketetapan Allah. (AT: 21/05/2011)

Pengalaman membuat hidup kita lebih bijaksana dan berhati-hati dalam menentukan sesuatu. Tentunya bukan hal yang mudah untuk dapat melangkah diatas ketidakpastian, sungguh keyakinan itu hadirnya dari sebuah kesungguhan, karena jika sekedar pernyataan sesaat, hal tersebut mungkin akan hilang seiring dengan bergulirnya waktu. Tak ingin kesalahan masa lalu itu terulang kembali, tak ingin harapan yang telah ada dengan seketika sirna (AT: 21/05/2011)

Cepat atau lambat, masa yang indah itu pasti akan tiba. Jadi jangan pernah bersedih atau berprasangka buruk, apalagi sampai berputus asa terhadap rahmat-Nya. Untuk saat ini, Allah hanya ingin melihat seberapa besar kesabaranmu dan seberapa kuat keinginanmu untuk menggapinya (ikhtiarmu). Yang terpenting kamu istiqamah dalam menjalaninya. (AT: 21/05/2011)

Ready! masa-masa yang penuh perjuangan akan segera dimulai, semua bergulir dalam hitungan waktu tujuh bulan ke depan: Deretan tugas, UAS, Magang, Konsultasi yang melelahkan, Laporan Magang, Laporan Manajerial, Skripsi sudah dihadapan! Bismillah, semoga semua lancar. Aamiin (AT: 22/05/2011)

Note: "No Plagiarism"

NASEHAT, RENUNGAN DAN HARAPAN (015)

Quote Harian Facebook. Written by: Apriansyach Taufik

Saya hanya mencoba untuk menulis dengan jujur tentang apa yang tengah saya lihat, saya temui, saya rasakan, saya pikirkan dan yang saya alami. Dengan segalah kesederhanaan ilmu dan pengalaman yang saya miliki serta keterbatasan kosa kata dan kalimat, izinkan saya menghaturkan maaf sebelum dan sesudahnya, jikalau apa yang telah saya tulis ini tiadalah mengandung sebuah manfaat ataupun nilai kebenaran. Adapun terdapat kebaikan sedarinya, maka sesusungguhnya itu hadir hanya karena Allah semata. Namun apabila terdapat kesalahan ataupun keburukan sedarinya, maka sungguh itu hadir daripada kekhilafan hamba. Hanya kepada Allah saya memohon ampun. Terima kasih.

Pahamilah sebuah kebenaran itu secara utuh, jangan hanya engkau ambil sebahagian, dan sebahagian lagi engkau abaikan, janganlah pula engkau kotori kebenaran tersebut dengan cara, prasangka dan ambisi burukmu. Sungguh suatu kebenaran itu hanya akan tersampaikan dengan jalan yang benar pula. #Pray for Tragedi Bom Cirebon. (AT: 15/04/2011)
Allah menghadirkan cinta ke dalam hati setiap insan bukanlah untuk disanjung ataupun diangungkan melebihi cinta kita kepada-Nya, melainkan untuk dimengerti dan dipahami agar sedarinya kita dapat menemukan makna Kasih Ilahi. Sungguh Allah menghadirkan sebuah kaidah dalam menginterpretasikan cinta, supaya kita tiada salah dalam menilainya, namun janganlah pula kita berlebihan dalam mengantisipasinya. (AT: 16/04/2011)

Izinkan hamba meminjam syair yang terindah, Dari seorang pujangga madah, Sebagai penawar susah, Bagi setiap hati yang gundah, Tetaplah kau menjadi yang terindah, Hingga masa berakhirlah sudah. (AT: 09/01/2010 - 17/04/2011)

Cukuplah Allah bagiku, Yang menjadi penjaga hatiku, Karena memang hanyalah, Dia yang kuasa akan diriku, Yang sentiasa mengatur jalan hidupku. (AT: 25/04/2010 - 18/04/2011)

Saat hati jatuh dalam pangkuan anugrah cinta, pandanglah seberkas cahaya mentari yang berjatuhan di pelataran jendela, penjamkanlah mata kala bayangan wajahnya menghiasi setiap relung hati yang ada. Bersama agungnya doa, disana rindu mu kan hadir memberi keteduhan dalam buai mimpi sang pujaan jiwa, hingga Sang Maha Cinta mengizinkan mimpi itu tuk menjadi nyata. (AT: 19/04/2011)

Apapun kenyataan yang kan kita temui di esok hari, biarlah Allah yang tahu dan semoga selalu dalam kebaikan-Nya. Kesempatan berbagi rasa yang telah dilalui hari ini adalah anugrah indah yang harus disyukuri dengan saling memberi sejuta maaf dan senyum damai kepada semua. Karena nafas yang terhembus hingga detik ini merupakan berkat kemurahan Ilahi. Yakinlah bahwa Allah akan selalu bersama hamba-Nya yang berserah. (AT: 20/04/2011)

Inilah duniaku, meskipun tampak kelam dan tak bermakna dihadapanmu, namun bagiku tak cukup seribu kata tuk mengkiaskannya kepadamu. Sungguh apa yang tampak sederhana oleh mata, belumlah tentu sesederhana artinya. Hanya syukur yang dapat kuhaturkan, karena Allah tiadalah memandang apa yang kau miliki, melainkan apa yang kau syukuri. (AT: 23/04/2011)

Setiap orang pasti mempunyai suatu kesalahan, namun yang terpenting adalah bukan besar atau kecilnya, akan tetapi seberapa tuluskah ia dalam menyadari kesalahan tersebut, serta seberapa kuat keinginannya untuk selalu berusaha memperbaiki dan tidak mengulanginya kembali. (AT: 23/04/2011)

Aku bukanlah lentera yang berjalan digelapnya kehidupan ini, namun dengan cahaya dan kasih-Mu, aku dapat melangkah setapak demi setapak, meskipun pelak kakiku serasa tak mampu tuk berpijak, tapi aku kan selalu berusaha untuk bisa lebih bersabar dan ikhlas menjalaninya. Senantiasa bimbing aku ya Allah dalam iman dan rahmat-Mu, hingga kelak kudapat meraih keridhaan-Mu. Aamiin. (AT: 26/04/2011)

Masha' Allah (Allah Maha Berkehendak), di atas kehendak-Mu-lah kami berjalan dan tak ada satupun kejadian yang luput daripada kehendak-Mu, jika tanpa pertongan dan kasih sedari-Mu, sungguh kami bukanlah apa-apa, layaknya buih di lautan yang terombang-ambing oleh derasnya arus kehidupan. (AT: 30/04/2011)

Terkadang kita tak sadar, bahwa sesungguhnya tiada yang dapat kita lakukan tanpa kemurahan sedari-Nya, kita bukanlah apa-apa dihadapan kebesaran-Nya, bahkan hanya untuk memastikan apa yang kan terjadi setedik kemudian kitapun takkan pernah mampu. Maka janganlah sesekali kita berlaku sombong atas apa yang Allah beri, karena setiap saat bisa saja Allah akan mencabutnya kembali. (AT: 30/04/2011)

Sobat, Allah tidaklah menganugrahkan hati dan pikiran kepada kita dengan percuma, maka senatiasa belajarlah untuk lebih mengerti dan memahami tentang semua hal yang dapat mendekatkanmu kepada-Nya, tentang pesan-pesan Ilahiyah (hikmah dan iktibar) yang tersirat dari setiap kejadian, serta tentang makna dan hakekat kehidupan yang sebenarnya. (AT: 01/05/2011)

Sobat, istiqomah di jalan Allah itu memang sangat berat, penuh dengan rintangan disetiap sisinya, namun janganlah pernah engkau khawatir, karena sesungguhnya Allah akan selalu berada di dekatmu, menyayangimu dengan segala kemurahan-Nya. Jikapun ada ujian yang menerpa didalam perjalananmu, itu semata-mata agar kamu lebih mengerti tentang betapa indahnya sebuah perjuangan di jalan-Nya. (AT: 04/05/2011)

"In every tear, Allah is there". Seberapa beratpun masalah yg sedang engkau hadapi, seberapa tidak bersahabatnya dunia yg engkau sedang jalani. Percayalah, disetiap tangisanmu akan ada senyuman sedari-Nya, disetiap kesusahanmu akan ada pertolongan-Nya, disetiap kesendirianmu akan ada kasih-Nya. Allah takkan meninggalkan hamba yg senantiasa berserah kepada-Nya, meskipun dunia seakan menjauh dari padamu. (AT: 06/05/2011)

Sobat, jangan biarkan langkahmu terhenti hanya sampai disini, meskipun jalan yang kau lalui sangatlah berat adanya. Selagi harapan itu masih ada, tetaplah berjalan pada keyakinanmu, walaupun tangis perjuangan menjadi keseharianmu, percayalah akan ada sejuta senyum sedari-Nya yang menantimu. Sungguh ini (dunia) bukanlah akhir dari segalanya. (AT: 07/05/2011)

Seluas apapun ilmu yang kau miliki, setinggi apapun kesuksesan yang kau raih, jika tanpa nilai externalitas (manfaat bagi sekitar) maka akan sama halnya dengan memiliki sebuah perahu di tengah gurun pasir, tak banyak hal yang dapat dilakukan dengan perahu tersebut. Begitu juga jika kesuksesan tanpa rasa syukur, maka nilai manfaatnya hanya sebatas duniawi, itu jika Allah tidak mencabutnya kembali. (AT: 08/05/2011)

Tanpa sadar, terkadang kita telah berlebihan dalam menulis sebuah status. Membagi semua hal yang tengah dirasa, mengabarkan setiap aktivitas yang sedang dijalani, menjabarkan segala sesuatu yang terlintas di benak. Namun pernahkah kita sejenak untuk berpikir tentang manfaat & kemudharatan sedarinya? Sungguh sederhana itu akan jauh lebih baik, & hal yang baik jauh lebih pantas kita kabarkan daripada sebaris kata yang tak memiliki makna. (AT: 09/05/2011)

Dengan sifat ego yang dimiliki, seringkali kita melihat suatu masalah hanya dengan pandangan dan presepsi pribadi, tanpa menelaah terlebih dahulu setiap sisi yang mungkin saja terabaikan. Sungguh pada dasarnya tak ada yang salah dalam kehidupan ini, yang membuatnya menjadi salah adalah ketika kita tidak berusaha untuk lebih mengerti tentang makna kehidupan ini. (AT: 10/05/2011)

Note: "No Plagiarism"

NASEHAT, RENUNGAN DAN HARAPAN (014)

Quote Harian Facebook. Written by: Apriansyach Taufik

Saya hanya mencoba untuk menulis dengan jujur tentang apa yang tengah saya lihat, saya temui, saya rasakan, saya pikirkan dan yang saya alami. Dengan segalah kesederhanaan ilmu dan pengalaman yang saya miliki serta keterbatasan kosa kata dan kalimat, izinkan saya menghaturkan maaf sebelum dan sesudahnya, jikalau apa yang telah saya tulis ini tiadalah mengandung sebuah manfaat ataupun nilai kebenaran. Adapun terdapat kebaikan sedarinya, maka sesusungguhnya itu hadir hanya karena Allah semata. Namun apabila terdapat kesalahan ataupun keburukan sedarinya, maka sungguh itu hadir daripada kekhilafan hamba. Hanya kepada Allah saya memohon ampun. Terima kasih.

Senja ini, pelataran Balairung UI dipenuhi dengan senyum bahagia, senyum yang menjadi awal kesuksesan. Selamat buat para Wisudawan/i. (AT: 05/02/2010)

Ketahuilah Sobat, bahwa sederhana itu sangatlah indah, jauh lebih indah dari gemerlapnya dunia. Karena dengan kesederhanaan seorang hamba akan mampu mengendalikan hawa nafsunya, serta menemukan ketenangan jiwa yang sebenarnya. Sungguh dalam kesederhanaan itu terdapat nilai kesyukuran dan pengharapan atas keridhaan Sang Kuasa. (AT: 06/02/2011)

Pengang erat mimpimu teman. Jangan pernah biarkan ia usang dalam lamunan, tunjukkan bahwa kamu layak untuk menggapainya. Jangan pernah takut akan kegagalan, senantiasalah berprasangka baik kepada-Nya, karena sesungguhnya Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya. Jangan pernah ragu akan bagaimana hasilnya nanti, yakinlah bahwa Allah tahu mana yang terbaik bagi hamba-Nya. Yang terpenting adalah jagalah ikhtiar & harapanmu agar selalu dalam kebenaran-Nya. (AT: 20/02/2011)

Adalah fitrah manusia diliputi oleh kekhilafan, namun bukan berarti kita harus berlarut-larut dalam sebuah kekhilafan, apalagi sampai diperbudak oleh kekhilafan. Karena sungguh merugilah orang yang menjadikan kekhilafan sebagai bagian dari jatidirinya. (AT: 23/02/2011)

Lebih sederhana dan penuh perjuangan! Mesti sabar, jadikan semua ini pembelajaran, percayalah akan ada hikmah sedarinya. (AT: 28/02/2011)

"Hentikan semuanya, kau tak seharusnya disana... Hentikan secepatnya...!" Sepenggal lirik repolusioner yang mewakili suara rakyat! Ingatlah, seorang amir (pemimpin) akan diminta pertanggung jawaban kelak atas apa yang telah dipimpinnya. (AT: 01/03/2011)

Sebuah perjuangan yang dilakukan dengan baik (optimal), meskipun pada akhirnya gagal, maka kegagalan yang diterima akan sama nilainya dengan sebuah keberhasilan, bahkan lebih. Jadi lakukanlah yang terbaik dari apa yang bisa kamu usahakan (ikhtiarkan), karena sesungguhnya hakekat hidup adalah menjalani (meniti) sebuah pejuangan. (AT: 02/03/2011)

Tiba-tiba langkahku seakan terhenti disini, hm, sudah lama rasanya tak melihat senyum manis itu, senyum yang dulu pernah menghias mimpiku. (AT: 07/03/2011)

Keindahan cinta yang hakiki adalah ketika kita merasakan betapa indahnya mencintai Ilahi, maka senantiasalah bersihkan hati dan amalan kita dengan niat yang ikhlas, serta beristiqmahlah dalam jalan keridhaan-Nya. Allahurabby, senantiasa naungi hidupku dengan cinta-Mu, dan jagalah hati dan imanku agar tidak mencintai dunia melebihi cintaku pada-Mu. Aamiin. (AT: 12/03/2011)

Lebih dari separuh usiaku kuhabiskan untuk mengingat bayanganmu, mengingat setiap pengahapan yang kau titipkan padaku. Sungguh aku takkan pernah menyesali semua itu, & akan selalu kupengang erat dalam setiap langkahku, karena memag engkau bagian dari hidupku, yang telah mampu buatku tersenyum lepas & merasakan betapa indahnya dunia, serta mengantarkanku pada titian perjalanan yang panjang. Terima kasih atas cinta dan kasih sayangmu. (AT: 13/03/2011)

Akan tiba saatnya dimana kita harus berhenti dan meninggalkan gemerlap dunia, sekujur tubuh kita akan kaku dan tak berdaya, tiada sepatah katapun yang dapat terucap dari mulut kita, hanya rintihan ruh yang penuh penyesalan dan rasa takut yang tak terkira. Dimasa itulah baru kita akan menyadari, bahwa betapa kecilnya diri kita dihadapan-Nya. Maka sedari itu, bersungguhlah dalam memanfaatkan waktu yang tersisa. (AT: 24/03/2011)

Terkadang kita mencari suatu pembenaran atas pernyataan (teori) yang kita buat dibalik kemurahan dan pertolongan yang telah Allah berikan (amanahkan) kepada kita, dan seolah kita menganggap bahwa apa yang kita utarakan adalah suatu kemutlakan, namun kita sering lupa bahwa sesungguhnya semua itu adalah atas kehendak Allah semata, bukan karena kesempurnaan dari diri kita. (AT: 24/03/2011)

Aduhai, sungguh terlihat indah memang pelangi di kejauhan, namun sayang takkan mungkin engkau datangi. Itulah hakikat fatamorgana, keindahannya hanya tampak oleh mata, tak lebih sungguh tak lebih. Namun terkadang kita terlenakan olehnya, hingga lupa apa makna sedarinya. Maka jagalah setiap pandangan kita dari hal-hal yang sia-sia, libatkanlah hati dan iman kita dalam menilai semua perkara yang tertera. (AT: 28/03/2011)

Sobat, terkadang apa yang telah kita abaikan hari ini, suatu saat nanti akan menjadi sangat berarti. Maka simaklah dengan baik setiap pesan-pesan Ilahiyah yang tersirat dalam setiap rangkaian nikmat, kejadian dan perkara-Nya, agar tiada penyesalan yang bergulir dikemudian hari. (AT: 02/04/11)

Dengan atau tanpa disengaja, terkadang kita telah memulai suatu Kebaikan dengan Keburukan, dan menyisipkan suatu Keburukan disela-sela Kebaikan yang dikerjakan. Sungguh demikian kita telah menodai nilai keutuhan & keutamaanya. Dan herannya kita merasa nyaman bahkan bangga dengan hal tersebut. Meskipun pandai engkau menyembunyikannya, tapi Allah Maha Tahu akan segalanya. (AT: 03/12/2009).

Inilah sepenggal rahasia cinta, bukan untukmu, atau juga untukmu, melainkan untuk-Nya, hanya untuk-Nya. (AT: 06/04/2011)

Semua yang tertakdir dalam hidup ini adalah rangkaian pelajaran untuk kita renungkan, agar kita lebih mengenal lagi akan makna dari sebuah penghambaan & rasa syukur kepada-Nya. Apa yang kita lalui ini hanyalah bagian terkecil dari putaran roda kehidupan, yang pada saatnya nanti semuanya akan berakhir & hanya menyisakan pertanggung jawaban keatas-Nya. Mari berbenah diri disisa waktu yang masih diberikan. (AT: 06/04/11)

Setiap orang memiliki pemikiran dan tingkat pemahaman yang berbeda, jika tidak ingin disalah artikan, maka sederhanalah dalam bersikap, lakukan semua dengan sewajarnya dan jangan berlebihan, agar tiada menimbulkan prasangka yang kurang baik sedarinya. (AT: 08/04/11)

Wahai hati yang merajai diri, tahukah kamu! sungguh diri ini benar-benar dalam kerugian. Telah ku berjalan jauh dari rahmat-Nya, hingga ku terlena dalam lamunan dunia. Telah ku ingkari firman-Nya, hingga ku lupa akan makna hidup yang sebenarnya. *Allahurabby, Yaa Al Qudduss, sungguh Engkau Maha Suci, maka sucikanlah hatiku dari perbuatan-perbuatan yang dapat menjauhkanku dari ridha-Mu. (AT: 10/04/2011)

Wahai Sobat, diri ini laksana setitik debu yang berterbangan, tak ada daya bila dibandingkan dengan luasnya alam semesta. Maka janganlah sekali-kali kita menyimpan rasa sombong walaupun hanya sebesar biji sawi (atom), karena yang demikian itu akan menghalangi kita tuk merasakan indahnya nikmat dan rahmat Allah dalam keabadian surga-Nya. (AT: 15/11/2010 - 13/04/2011)

Aku mencoba untuk bertahan di atas titian harapan, hm, entah sampai kapan perjalanan ini, hanya Allah yang Maha Menentukan. Yang jelas bagiku, kejujuran adalah hal yang utama, karena keberhasilan tanpa dilandasi sebuah kejujuran adalah hal yang semu dan takkan membawa berkah sedari-Nya. (AT: 13/04/2011)

Aku hanya bisa berdiri menatap indahnya langit. (AT: 15/04/2011)

Note: "No Plagiarism"

NASEHAT, RENUNGAN DAN HARAPAN (013)

Quote Harian Facebook. Written by: Apriansyach Taufik

Saya hanya mencoba untuk menulis dengan jujur tentang apa yang tengah saya lihat, saya temui, saya rasakan, saya pikirkan dan yang saya alami. Dengan segalah kesederhanaan ilmu dan pengalaman yang saya miliki serta keterbatasan kosa kata dan kalimat, izinkan saya menghaturkan maaf sebelum dan sesudahnya, jikalau apa yang telah saya tulis ini tiadalah mengandung sebuah manfaat ataupun nilai kebenaran. Adapun terdapat kebaikan sedarinya, maka sesusungguhnya itu hadir hanya karena Allah semata. Namun apabila terdapat kesalahan ataupun keburukan sedarinya, maka sungguh itu hadir daripada kekhilafan hamba. Hanya kepada Allah saya memohon ampun. Terima kasih.

Ketika hatiku mengagumi keindahan akan karunia-Mu, maka akankah diriku pun bersalah hanya karena telah bermimpi tuk menggapainya? (AT: 18/12/2010)

Percayalah, lelah dan kepenatan ini hanyalah sementara saja Kawan! Sabar dan tetaplah berikhtiar, janganlah kita menjadi lemah karena masalah, mintalah kekuatan sebelum meminta kemudahan, karena ketika kita kuat, maka semua akan jadi lebih mudah. Allahurabby, anugrailah kami rahmat dari hidarat-Mu dan berikanlah kepada kami petunjuk dalam urusan kami. Amien. (AT: 19/12/2010)

Sobat! Dialah Allah, Rabb semesta alam, tidak pernah membuatmu bersedih kecuali untuk kemudian membahagikanmu, tidak pernah mengambil apapun kecuali untuk memberimu yang lebih baik. "Inna ma’a al’usri yusron" (bersama kesuluitan selalu ada kemudahan). Indahnya kesabaran karena selalu mendatangkan kemudahan. Yakinlah, Allahu'alam. (AT: 20/12/2010)

Allahurabby, aku tau masa ini sangat berat untukku, maka kuatkanlah aku dalam ikhtiarku, istiqamahkanlah aku dalam kesabaran, dekatkanlah aku dalam ketawakalan kepada-Mu. Selagi kumampu, Insya' Allah takkan kubiarkan keadaan ini menjadikanku penuh keluh dihadapan-Mu, apalagi sampai membuatku berputus asa dari rahmat-Mu, karena aku yakin, Engkau akan berikan keadaan yang jauh lebih baik setelah ini. Amien. (AT: 21/12/2010)

Dialah Ibu, yang selalu akan tersenyum jika melihatmu bahagia, walaupun harus ditebus dengan pengorbanan yang tiada terhitung hingganya. Semua demi dirimu, demi menjaga amanah Sang Kuasa yang telah dipercayakan kepadanya. Maka sayangilah Ia dengan sayangmu yang paling sempurna, setelah sayangmu kepada Allah, Rasul & Dien-Nya. (AT: 22/12/2010)

Mengisi gelapnya malam, kukirimkan pesan singkat tentang kisah seorang Sobat yang tengah dilanda gundah dalam menjalani getirnya dinamika kehidupan. Sentakku berkata, janganlah pernah khawatir Sobat, Allah takkan pernah meninggalkanmu dalam kesendirian ditengah ujian kehidupan ini. Ingatlah selalu firman Allah: “Lalu barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.” (QS: Thaha: 123). (AT: 24/12/2010)


Pertandingan boleh terjadi di lapangan, tapi yang jelas masuknya Indonesia dan Malaysia ke Final AFF Cup 2010 ini menunjukkan bahwa existensi bangsa melayu di South Asia sudah tidak diragukan lagi. Jadi, sebagai warga negara yang baik, apapun hasilnya aku akan tetap mendukung Indonesia. Pasukan Garuda, raih kemenanganmu malam ini, amien. (AT: 26/12/2010)

Selamat buat team Malaysia atas kemenangannya malam ini. Untuk team Indonesia, jangan menyerah dan putus asa, masih ada kesempatan di leg ke 2. Apapun hasilnya, team Indonesia akan tetap jadi juara di hati para pecinta bola Indonesia. Pesan buat Supporter team Malaysia, malam ini kalian sudah sangat tidak sportive. (AT: 26/12/2010)

Menatap wajah sang malam yang berhiaskan temaram cahaya rembulan, berbisik dalam heningnya ruang dan waktu, menyaksikan semilir angin yang seakan penuh cerita, menyampaikan kabar yang terdengar bak kidung kerinduan. Dibawah lelapku, kupersembahkan cintaku hanya kepada Sang Penakluk Jiwa, yang mengalun indah bagai syair sang pujangga. Ingin rasanya menghardirkan senyumanmu ditengah gundahku yang tengah melanda. (AT: 28/12/2010)

Waktu terus bergulir tanpa pernah menunggu intruksi. Dan manusiapun tiada pernah berhenti tuk mencari apa makna dari cinta? Masing-masing pribadi mempunyai pandangan yang berbeda. Semua menyatakan harapannya, dan berusaha mengungkapkan misteri kehidupannya. Namun, jangan pernah terbersit dlm pikiranmu, bahwa engkau dapat menentukan arus cinta, karena seandainya cinta memberkatimu, ia akan menentukan arah perjalananmu. (AT: 29/12/2010)

Hal yang paling nyata dari sebuah kejadian adalah waktu yang tersisa. Dan kesiaan yang paling besar dari sebuah ketulusan adalah prasangka yang tak memiliki alasan. Jika dirimu terbelenggu oleh sebuah ego dan ambisi, maka nilai kasih dan kerendahan hati sebagai penawarnya. (AT: 30/12/2010)

Menatap senja dipenghujung tahun, melukiskan setiap kenangan yang telah terlaksana. Dibawah sinar sang mentari yang kan segera beranjak pergi. Seraya kuberharap, semoga esok kan lebih baik. Aamiin. (AT: 31/12/2010)

Ketika kamu mempresepsikan suatu hal yang buruk terhadap orang lain, dengan tanpa alasan yang jelas, bahkan cenderung mengada-ngada, maka sesungguhnya disalanalah letak dari keburukanmu. Kumohon dengan sangat! berhati-hatilah dalam berbicara, dan jangan pernah coba menguji kesabaranku! karena jika semuanya sudah kurasa tidak adil bagiku, maka aku tidak akan pernah tinggal diam. (AT: 03/01/2011)

Sekarang tu, dak usah nak banyak piker, berbaik sangko be lah. Santai dan cak idak be dulu. Gek kalu kelakuannyo diraso dah belebih nian, baru kito betindak. OK Fren! (AT: 05/01/2011)

Wahai Sobat dengarlah madah, baikkan laku elokkan tingkah, isilah waktu dengan faedah, supaya hidupmu beroleh berkah. Wahai Sobat peganglah janji, berbuat khianat engkau jauhi, banyakkan olehmu bertanam budi, supaya kelak hidup terpuji. (AT: 07/01/2011)

Duhai Sang Petunjuk Jalan dikala hati tak tentu arah. Wahai Cahaya Terang disaat tiba kegelapan. Demi kuasa-Mu atas segala pengharapan. Dengan Asma-Mu yang penuh keagungan lagi Maha Quddush. Segenap alam berseru atas kemaha esaan-Mu. Bentangkan jalan bagiku, pancarkan cahaya di ruang hatiku, labuhkan perahu kehidupanku yang penuh ombak dan badai di dermaga keridhaan-MU. Izinkan hamba meraih kebahagiaan di atas Rahmat-Mu. (AT: 13/01/2011)

Sobat, bersyariatlah dalam menggapai kesuksesan, karena jika kamu mengupayakan suatu kesuksesan dengan cara-cara kecurangan atau tidak dibenarkan dalam syariat, maka sesungguhnya sepanjang kesuksesan tersebut tiadalah berkah dan halal bagimu. (AT: 16/01/2011)

Kesederhanaan bukan berarti ciri dari ketidakmampuan, namun didalam kesederhanaan terdapat jiwa yang besar untuk mengakui bahwa apa yang dimiliki hanyalah amanah yang mesti dipertanggungjawabkan kelak. Berlaku sederhana adalah sebagian dari wujud syukur atas apa yang diberi. Karena sesungguhnya Allah tiada menilai seseorang dari wujud zhahirnya. (AT: 19/01/2011)

Duhai Pemilik Segenap Cinta dan Kasih. Izinkanlah hidupku damai dalam cinta yang senantiasa mencintai Sang Maha Cinta. Dan biarkanlah kubahagia dalam kasih yang senantiasa mengagungkan Sang Maha Kasih. Jangan pernah biarkan hamba-Mu ini larut dalam buaian fatamorgana yang akan menjauhkan diriku dari Cinta dan Kasih-Mu. (AT: 20/01/2011)

Nasehat Sedari Hamba, "Adakah dari telaga yang jernih mengalir air yang keruh [?]". Sobat, hati itu bagaikan sebuah telaga mata air, maka jagalah ia dengan baik, karena ia akan menjaga tabiyat dan prilakumu. Memang bukan perkara mudah dalam menjaga hati, karena hati hanya akan terjaga oleh iman yang senantiasa setia dan tunduk pada Pencipta-Nya. (AT: 23/01/2011)

Kita boleh raih apa saja dalam hidup ini, namun pada setiap pase pemberhentian (renungan), hati kecil ini berkata bahwa sesungguhnya hidup tidaklah membutuhkan hal yang melampaui batas (berlebihan). Kelak setiap diri kita akan kembali dengan tangan yang sederhana, serta meninggalkan semua polemik jiwa dan fatamorgana dunia. Dimasa itu hanya ada lembaran-lembaran kisah (bukti) sebagai teman akhir kita. (AT: 28/01/2011)

Sobat, ikhlas dan sabar dalam meniti kehidupan di atas bingkai kejujuran adalah sebuah kemuliaan dihadapan Allah. Maka beristiqamahlah, sungguh Allah Maha Mengetahui atas kesungguhan dari setiap hamba-Nya. Jangan sedikitpun kita merasa khawatir, karena setiap masa yang telah kita habiskan dalam jalan kebenaran takkan pernah terbuang dengan sia-sia. (AT: 31/01/2011)

Dengan rahmat-Mu, izinkanlah hamba tuk memenuhi amanah dalam hidupku. Dan bilamana telah tiba waktunya kelak, tambatkanlah hatiku dalam naungan cinta dan ridha-Mu. (02/02/2011)

Sobat, hal yang sering terlupakan oleh diri kita adalah bersyukur atas hidup ini. Demikianlah sifat dari manusia, seringkali kita beranggapan bahwa hidup ini adalah milik kita sepenuhnya. Astaghfirullah, naudzubillah, summa naudzubillah. Semestinya rasa syukur itu menjadi keutamaan dalam hidup manusia, karena dengan bersyukur maka kita akan mengetahui bahwa hidup ini memiliki sisi yang begitu indah. (AT: 04/02/2011)

Note: "No Plagiarism"

NASEHAT, RENUNGAN DAN HARAPAN (012)

Quote Harian Facebook. Written by: Apriansyach Taufik

Saya hanya mencoba untuk menulis dengan jujur tentang apa yang tengah saya lihat, saya temui, saya rasakan, saya pikirkan dan yang saya alami. Dengan segalah kesederhanaan ilmu dan pengalaman yang saya miliki serta keterbatasan kosa kata dan kalimat, izinkan saya menghaturkan maaf sebelum dan sesudahnya, jikalau apa yang telah saya tulis ini tiadalah mengandung sebuah manfaat ataupun nilai kebenaran. Adapun terdapat kebaikan sedarinya, maka sesusungguhnya itu hadir hanya karena Allah semata. Namun apabila terdapat kesalahan ataupun keburukan sedarinya, maka sungguh itu hadir daripada kekhilafan hamba. Hanya kepada Allah saya memohon ampun. Terima kasih.

Dinginnya embun di pagi ini, tak lekas membuatku terbangun dari mimpi-mimpi indahku. Dan didalam ketiadakberdayaanku, ku hanya berharap, semoga kelak lebih baik dari masa laluku. (AT: 02/11/2010)

Al-Qudduus, sungguh Engkau adalah Maha Suci. Al Mu’izz, berikanlah kemuliaan kepada sekalian alam yg sujud & mengagungkan nama-Mu. As-Salaam, berikanlah keselamatan kepada kami yang sentiasa bersujud & penuh pengharapan kepada-Mu. Al-Ghaffaar, berikanlah keampuan kepada kami yang sentiasa menjaga keislaman ditengah kekhilafan yg sering kami perbuat. Ar-Rahmaan, limpahkanlah kepada kami kasih-Mu yang tak terhingga luasnya. (AT: 03/11/2010)

Sebuah bingkai kehidupan beselipkan lembara-lembaran kesulitan yang mesti dijalani, apapun itu! karena memang kita tercipta untuk dapat menaklukkan & menjadikan diri kita nahkoda dalam perahu kehidupan yang tengah kita jalani. Semoga sentiasa tiada ombak yang melebihi serambi sisinya, semoga tiada karang yang begitu besar menjadi penghalang laju sang perahu, dan semoga tiada arus yang amat deras melebihi kekuatan dayung perahuku (AT: 05/11/2010)

Ada yg salah pada negeri ini! semua menyadari itu, namun semua seakan tidak mau tau. Hanya diam & merasa nyaman meski dia bagian dari kesalahan tersebut. Semua bicara tentang kejujuran, namun dilain pihak terkadang semua menginkari kejujuran. Semua bicara tentang kebaikan, namun dilain masa terkadang apa yg dilakukan sangat berlawanan. Pada dasarnya semua hanya bicara tentang kenyamanan bagi dirinya, apapun jalannya! (AT: 06/11/2011)

Bagiku waktu yang terbuang kemaren itu sudah cukup menjelaskan siapa sebenarnya dirimu! Sudah saatnya ku membuka lembaran baru! Lembaran yang ga akan pernah menggoreskan kembali kisah-kisah itu, dan kupastikan tak ada lagi ruang dihatiku yang tersisa untuk hal-hal yang ga penting (like U). Mungkin selama ini aku terlalu bodoh, bodoh dibuai oleh perasaanku! Bismillah, semoga ini hal yang terbaik buatku! (AT: 07/11/2010)

Siapapun boleh berbicara tentang negeri ini, namun hanya kitalah yang lebih tau mana yang terbaik untuk negeri ini. (AT: 10/11/2010)

Perbedaan mengajarkan kita tentang kemerdekaan atas penentuan sebuah pilihan, kebersamaan, serta penghormatan antar satu sama lain. Seringkali tanpa disadari, yang membuat ketidakharmonisan dalam sebuah perbedaan adalah keegoisan dan kemunafikan. Untuk itu libatkanlah hati dengan jernih didalam memaknai sebuah perbedaan. (AT: 11/11/2010)

Hati dan keyakinan menterjemahkan apa yang tak terlihat dengan secara kasat mata. (AT: 14/11/2010)


SALAM IDUL ADHA AL MUBARAK 1431 HIJRIAH.
Semoga kita sentiasa dapat berbagi kasih di Hari Raya, serta memaknai tauladan al istijabah al fauriyah (Kesigapan dan keikhlasan dalam menjalankan perintah Allah) dari Nabi Pilihan Allah Ibrahim Alaihissalam dan Putranya yang Shalih Nabi Ismail Alaihissalam. (AT: 16/11/2010)

Aku tak mau terlalu menghawatirkan masa depanku, karena semua ketentuan hanya kuserahkan kepada-Nya! Yang terpenting adalah bagaimana caranya tuk memaksimalkan ikhtiar dan pengharapan akan keridhaan-Nya. (AT: 22/11/2010)

Sebenarnya aku sudah mulai jenuh dengan semua tantangan ini, padahal ini belum seberapa, dan mungkin baru separuh perjalanannya. Ehm...! Namun aku benar-benar harus bisa lebih kuat dan lebih bersabar, semoga tak ada halangan yang begitu berarti dikedepannya. Allahumma amien. (AT: 24/11/2010)

Jika Allah menciptakan mentari sebagai penerang dunia, maka seperti itu pula Engkau telah memberikan kami sesosok Guru yang telah menerangi kami dari gelapnya ketidaktauan dan keterbelakangan. For My Mom & for all Teachers: Selamat Hari Guru, Salam hormat teristimewa dari kami para muridmu. (AT: 25/11/2010)

Ketika anda meletakkan suatu penilaian hanya berdasarkan pada nilai kebendaan semata, niscaya sesungguhnya anda telah diperdaya oleh fatamorgana dunia. Namun ketika anda telah meletakkan suatu penilaian itu berdasarkan pada nilai kejujuran, kebaikan serta ketulusan hati, maka sesungguhnya anda telah mengerti sebagian dari hakekat sejati sebuah penilaian. Semoga kebaikan-Nya senantiasa menyertai kita semua. (AT: 29/11/2010)

Ketika kita masih diberikan keleluasaan dalam berkehendak dengan sehimpunan deadline yang siap mengerkah dan meminta pertanggung jawaban atasnya. Maka jangan pernah kita membiarkan keleluasaan itu berlalu dengan begitu saja, tanpa boleh menghadirkan manfaat sedarinya. Karena sesungguhnya penyesalan takkan pernah bisa mengembalikan keleluasaan tersebut dengan sempurna. (AT: 05/12/2010)

Allahurabby, Engkaulah Dzat Yang Maha Kekal, hanya dengan anugrah dan kemurahan-Mu yang agung, telah datang tahun baru. Kami memohon perlindungan daripada syaitan yang terkutuk dan balatentaranya, lindungilah kami dari nafsu amarah yang sentiasa mendorong ke arah kejahatan dan melalaikan dengan perkara yang tidak bermanfaat, serta senantiasa naungilah kami dengan kasih dan rahmat-Mu. (AT: 06/12/2010)


SALAM MAAL HIJRAH 1432. Mengawali waktu dengan muhasabah, Bercermin diri dari setiap langkah, Untuk setiap perbuatan baik dan salah, Mengikhlaskan diri menuju ridha Allah. Semoga kita semua senantiasa dalam rahmat dan kasih Allah. (AT: 07/12/2010)

Aku percaya, pilihan dan takdir sedari-Mu adalah yang terbaik bagiku, maka jangan pernah Engkau tangguhkan kebahagian itu untukku. Amien Allahumma Amien. (AT: 08/12/2010)

Selang waktu mengajarkanku akan penting dan berharganya setiap detik yang telah dan akan aku lalui, semoga tak ada waktu yang tersiakan olehku dengan percuma. (AT: 09/12/2010)

Sahabat, sukses yang telah kamu raih hari ini, bukanlah semata-mata terwujud atas usahamu sendiri, karena sesungguhnya banyak doa dan kebaikan yang telah terlibat dalam kesuksesanmu, maka senantiasalah untuk selalu berendah hati dan membagi senyum kebahagiaan kepada semua. Itulah bagian dari tanda kesyukuranmu atas kasih sayang dan kemurahan yang telah Allah beri. (AT: 10/12/2010)

Dalam QS 24:31, Allah menjanjikan keberuntungan bagi hamba yang senatiasa bertaubat memohon ampunan kepada-Nya. Maka hiasilah setiap penghujung aktifitasmu dengan istighfar dan introspeksi diri seraya memohon pengampunan kepada-Nya. Sungguh merugilah orang-orang yang mengabaikan janji-Nya. Selamat Malam Sobat Semua. (AT: 10/12/2010)

Sampaikanlah nilai-nilai kebaikan itu dengan bahasa kasih yang terindah dan ketauladanan kepada semua. (AT: 11/12/2010)

Diantara keheningan waktu-MU, didalam ketenangan akan buaian mimpi-mimpi sendu, ketika semua hamba mulai lelap dalam indahnya malam-MU, kumencoba tuk tetap terjaga dengan rintihan akan kehinaanku dihadapan-MU, seraya bermunajat diatas kealfaanku, agar sudi kiranya Engkau limpahkan keampunan atas kemunafikanku. (AT: 12/12/2010)

Note: "No Plagiarism"