Senin, 23 Mei 2011

NASEHAT, RENUNGAN DAN HARAPAN (007)

Quote Harian Facebook. Written by: Apriansyach Taufik

Saya hanya mencoba untuk menulis dengan jujur tentang apa yang tengah saya lihat, saya temui, saya rasakan, saya pikirkan dan yang saya alami. Dengan segalah kesederhanaan ilmu dan pengalaman yang saya miliki serta keterbatasan kosa kata dan kalimat, izinkan saya menghaturkan maaf sebelum dan sesudahnya, jikalau apa yang telah saya tulis ini tiadalah mengandung sebuah manfaat ataupun nilai kebenaran. Adapun terdapat kebaikan sedarinya, maka sesusungguhnya itu hadir hanya karena Allah semata. Namun apabila terdapat kesalahan ataupun keburukan sedarinya, maka sungguh itu hadir daripada kekhilafan hamba. Hanya kepada Allah saya memohon ampun. Terima kasih.

Jangan pernah merasa tenang & angkuh, bilamana Allah tak segera memberikan peringatan atas keburukan yang telah kita lakukan, bukan berarti Allah membiarkan kita begitu saja. Namun Allah masih memberikan kesempatan kepada hambaNya, agar menyegerakan diri untuk bertaubat, sebelum masa-masa itu dicabut kembali oleh-Nya. (10 November 2009).

Hasrat & keinginan kita selalu menuntut sebuah kesempurnaan, sehingga terkadang membutakan mata hati bagi para pemujanya. Sedangkan setiap kebutuhan kita hanya akan meminta sebuah nilai kecukupan, tidak lebih dari itu. (11 November 2009).

Dengan atau tanpa kita sadari, sebagian besar masa dari hidup kita, telah dan akan dihabiskan untuk mengetahui akan nilai kebesaran-Nya. Namun sayang, terkadang kita hanya terhenti pada tingkat pengetahuan semata, tanpa dapat memaknai nilai akan kebesaran-Nya. (11 November 2009).

Allah tak semata menurunkan hujan hanya untuk menjaga kelangsungan hidup makhluk-Nya, namun lebih dari itu... banyak hikmah yang tak belum terkira oleh fikiran manusia. (13 November 2009).

Setiap diri kita, telah diberikan amanah atas potensi & kemampuan masing-masing, maka dari itu jangan pernah sekalipun kita meremehkan seseorang, karena didalam perbuatan tersebut terdapat kesombongan yang akan melunturkan setiap amalan-amalan kita. (13 November 2009).

Apakah negeri ini memang sudah benar-benar jauh dari nilai keadilan, hingga Allah harus mengingatkan kita berkali-kali, namun anehnya masih banyak orang diantara kita yang belum/tak mau mengerti akan hal itu. Sungguh Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, maka ampuni dan sayangilah kami Ya Rabb. (14 November 2009).

Hidup itu ternyata tak semudah yg kita kira, namun tak pula serumit yg kita bayangkan.
(15 November 2009).

Setiap kali diriku hampir terjerumus dalam jalan yang tak Kau hendaki, maka Kau pun hadir tuk mengingatkanku.
Di kala diriku berada dalam ketidak-berdayaanku, maka Kau pun datang menghampiriku dengan pertolongan-Mu. Alhamdulillah.
(16 November 2009).

Hidup itu memang sukar, namun akan terasa lebih sukar jika kita mengabaikan petunjuk-Nya. Hidup itu memang indah, namun akan terasa lebih indah jika kita mensyukurinya. (18 November 2009).

Semakin kita memahami (positively) akan makna & manfaat (hikmah) dari sesuatu, maka akan semakin kita mensyukurinya. Thank's my Allah.(20 November 2009).

Tidak semua mempunyai keinginan sama seperti yang kita fikirkan. Namun yang jelas setiap orang menginginkan sebuah kebahagiaan & kebebasan dlm menentukan pilihannya. Akan tetapi menghargai orang lain & meyakini akan sebuah kebenaran merupakan batasan diantaranya. (24 November 2009).

Lafazkan Takbir keatas-Nya, Jalin silaturahim kepada sesama, Berbagi nikmat yang dipunya, Raih keutamaan di Aidil Adha. (10 Djulhijjah 1430 H / 27 November 2009).

Hati yang suci, tak akan pernah terbeli, hanya karena duniawi...|Hati yang suci, akan selalu dihiasi, dengan kecintaan kepada Ilahi. (30 November 2009).

Seringkali dikala kita jauh dari-Nya, diri ini seakan sepenuhnya dibawah kehendak kita, hingga mengabaikan bahwa sesunggunya ada yang lebih kuasa atas diri kita. (02 Desember 2009).

Note: "No Plagiarism"

NASEHAT, RENUNGAN DAN HARAPAN (006)

Quote Harian Facebook. Written by: Apriansyach Taufik

Saya hanya mencoba untuk menulis dengan jujur tentang apa yang tengah saya lihat, saya temui, saya rasakan, saya pikirkan dan yang saya alami. Dengan segalah kesederhanaan ilmu dan pengalaman yang saya miliki serta keterbatasan kosa kata dan kalimat, izinkan saya menghaturkan maaf sebelum dan sesudahnya, jikalau apa yang telah saya tulis ini tiadalah mengandung sebuah manfaat ataupun nilai kebenaran. Adapun terdapat kebaikan sedarinya, maka sesusungguhnya itu hadir hanya karena Allah semata. Namun apabila terdapat kesalahan ataupun keburukan sedarinya, maka sungguh itu hadir daripada kekhilafan hamba. Hanya kepada Allah saya memohon ampun. Terima kasih.

Sungguh tak baik mengumbar duga, terhadap perkara yang belum pasti jadinya, apalagi itu praduga yang buruk. Selayaknyalah kita sentiasa berharap atas perkara yang baik sedarinya, dan cukuplah Allah yang tahukan takdir-Nya. Berbicaralah dengan fakta, bukan dengan prasangka apalagi hanya terbawa suasana, tanpa tahu akan maknanya.(02 November 2009).

KISAH NEGERI PARODI
Kisah sebuah negeri Parodi
Yang punya kuasa boleh berkomedi
Berkelakuan seenak hati
Putusan kebenaran dapat dibeli
Walaupun dengan menjual harga diri
Menguras habis amanat pecinta negeri
Memberangus kecucian amanah nurani
Jauh dari harapan para pendiri
Bagi yang tak berkuasa hanya bisa gigit jari
Tak boleh berontak hanya berdiam diri
Moga Allah akan menunjukkan kebenaran sejati
(03 November 2009).

Seorang Muslim itu harus memiliki Positive Externality Value (istilah dosen gw) alias nilai pengaruh positif (manfaat) kepada sekitarnya. (04 November 2009).

Sungguh ada sebagian diantara kita, dengan mengatasnamakan sebuah kebenaran, hanya untuk menutupi semua kesalahan yang dimiliki, serta sebagai alat pelengkap popularitas duniawi, tanpa menjadikan diri pribadi sebagai pembuktian nyata (suri tauladan) atas kebenaran sejati. (04 November 2009).

"Dalam menyikapi setiap masalah, seorang Muslim itu harus Keep Positively (Sentiasa berpositif diri dalam segala hal)". Mm... Memang terlihat mudah untuk dipaparkan, namun cukup sulit untuk diamalkan. (05 November 2009).

Bismillahirrahmanirrahim, Bimbing aku ya Allah untuk membuka lembaran baru dengan sisa kertas yang ada. Amien. (06 November 2009).

With smile, We can make a better heartstring’s. (06 November 2009).

Sampaikanlah kebaikan sejati, supaya semua dapat mencermati.
Simpanlah kebaikan diri, cukuplah Allah yang mengetahui.
(07 November 2009).

Sungguh, apabila para pahlawan yang telah memperjuangkan bangsa ini
Diizinkan Allah untuk mengetahui kabar atas bangsa yang telah mereka perjuangkan.
Pastimya akan betapa malunya mereka dihadapan Allah, maka
Akan betapa sedihnyaa mereka melihat bangsanya yang tertindas
Akan betapa menyesalnya mereka atas amburadulnya kondisi negaranya
Akan betapa marahnya mereka melihat sebagian dari bangsanya tidak amanah dalam menjalankn tugas yang telah dibembankan kepada mereka.
“Selamat Hari Pahlawan”
(10 November 2009).

NASEHAT, RENUNGAN DAN HARAPAN (005)

Quote Harian Facebook. Written by: Apriansyach Taufik

Saya hanya mencoba untuk menulis dengan jujur tentang apa yang tengah saya lihat, saya temui, saya rasakan, saya pikirkan dan yang saya alami. Dengan segalah kesederhanaan ilmu dan pengalaman yang saya miliki serta keterbatasan kosa kata dan kalimat, izinkan saya menghaturkan maaf sebelum dan sesudahnya, jikalau apa yang telah saya tulis ini tiadalah mengandung sebuah manfaat ataupun nilai kebenaran. Adapun terdapat kebaikan sedarinya, maka sesusungguhnya itu hadir hanya karena Allah semata. Namun apabila terdapat kesalahan ataupun keburukan sedarinya, maka sungguh itu hadir daripada kekhilafan hamba. Hanya kepada Allah saya memohon ampun. Terima kasih.

Yaa Rabb, hamba takkan pernah mampu tuk menjalani semua ini selain dengan pertolongan dan rahmat-Mu. Maka jangan pernah biarkan diri hamba terlarut dalam kehampaan hidup tanpa ridha dan kasih-Mu. (19 Oktober 2009)

Kebaikan dan keberuntungan tidak selalu memihak pada kita, jika kita sendiri tidak mengupayakannya. Kecuali dengan pertolongan-Nya. (21 Oktober 2009)

Seringkali kita berfikir tentang suatu hal, hanya didasari oleh keinginan untuk mengerti & mengetahuinya saja, tanpa diiringi dengan pemahaman dan pemaknaan atas apa yang telah kita fikirkan. (24 Oktober 2009)

Menyukuri sebuah kebenaran adalah mutlak, sebelum kebenaran itu dicabut atasmu. (25 Oktober 2009)


Allah takkan membiarkan seorang hamba sentiasa terpuruk dalam keadaan yang telah ditakdirkan-Nya, tanpa ada rencana untuk lebih memulyakan hamba-Nya. Jika kita berusaha untuk lebih mengerti akan hal itu. (25 Oktober 2009)

Mensyukuri apa yang ada lebih baik dari pada mendamba apa yang tak dipunya. Namun tak henti tuk berusaha (ikhtiar), lebih baik dari pada menunggu tanpa memastikan langkah tuk menggapainya. (26 Oktober 2009)

Tak semua yang anda pelajari, dengan sempurna akan anda alami dalam kehidupan nyata. Namun mempersiapkan diri dengan segala kemungkinan yang akan terjadi, jauh lebih baik daripada hanya berdiam diri. (27 Oktober 2009)

Ya Rabb! Malam ini izinkan diri hamba, tuk bermohonkan makna, serta keampunan atas semua dosa yang dipunya, dalam masa lepas hamba bersadar pula, bahwa sungguh tak patut bila hamba tak menduganya, maka limpahkanlah keampunanMu atas diri yang hina, singganya sudi Dikau mengabulkan semua. Dan bila esokpun tiba, izinkan hamba tuk bersua, keridhaan-Mu atas masa yang kian tersisa, menghantar syukur kepada Yang Berpunya. (28 Oktober 2009)

Sungguh penat memang dunia ini, jika kita banyak berkeluh kesah atasnya. Sungguh risau memang dunia ini, jika kita tak banyak berbekal sedarinya. Sungguh berat memang dunia ini, jika kita tak banyak mencoba tuk mengatasinya. Sungguh sedih memang dunia ini, jika kita tak banyak bersabar menghadapinya. Sungguh payah memang dunia ini, jika kita tak banyak berfikir semasanya. (29 Oktober 2009)

PALESTINE
Save Palestine = Save Al Aqsha
Save Palestine = Save Islam
Save Palestine = Save The Moslem Brotherhood
Save Palestine = Save The Human Right
Save Palestine = Save The Historical Truth
(02 November 2009)

Note: "No Plagiarism"

NASEHAT, RENUNGAN DAN HARAPAN (004)

Quote Harian Facebook. Written by: Apriansyach Taufik

Saya hanya mencoba untuk menulis dengan jujur tentang apa yang tengah saya lihat, saya temui, saya rasakan, saya pikirkan dan yang saya alami. Dengan segalah kesederhanaan ilmu dan pengalaman yang saya miliki serta keterbatasan kosa kata dan kalimat, izinkan saya menghaturkan maaf sebelum dan sesudahnya, jikalau apa yang telah saya tulis ini tiadalah mengandung sebuah manfaat ataupun nilai kebenaran. Adapun terdapat kebaikan sedarinya, maka sesusungguhnya itu hadir hanya karena Allah semata. Namun apabila terdapat kesalahan ataupun keburukan sedarinya, maka sungguh itu hadir daripada kekhilafan hamba. Hanya kepada Allah saya memohon ampun. Terima kasih.

Sungguh tiada satupun hamba-Nya yang pernah dapat mengira, kpan akhr dr khdupan ini, sehingga sempatlah kita untuk bertaubat dan memohonkn keampunan darr Allah serta kemaafan dari setiap insan atas segala dosa dan khilaf, sebelum azab kan menjemput kita. Namun semua itu datang secara tidak terduga. Semoga Allah sentiasa memberikan keampunan, keridhaan, keikhlasan, kesabaran serta kekuatan kepada kita dan kepada saudara kita yang tengah dilanda bencana. (01 Oktober 2009)

Semua orang berupaya untuk kebahagiaan atas diri & orang yang dikehendakinya. Namun hal itu seringkali kita gapai dengan mengabaikan kebahagiaan dari orang yang tidak kita kehendaki. (03 Oktober 2009)

Bagaimana kita bisa meyakinkan seseorang akan kebenaran yang ingin kita sampaikan, bilamana diri kita sendiripun tidaklah berlaku benar terhadapnya. (03 Oktober 2009

Ketika kita berkomitmen untuk sentiasa melangkah dalam kebaikan, maka kita telah membuka jalan dalam meyakinkan Allah, bahwa diri kita pantas untuk menerima kebaikanNya. Semoga Allah jagakan hati kita untuk melangkah di jalanNya. (04Oktober 2009)

Setiap orang mempunyai sisi negatif yang berusaha ia sembunyikan, dan Allah berbelas kasih untuk menutupinya dengan sisi positif yang Ia anugrahkan. Maka jgn pernah sesekali kita berlaku sombong terhadapnya, karena Allah sangat berwenang untuk menca...butnya kembali, sehingga hanya akan ada sisi negatif yang kita punya. (05 Oktober 2009)

Penampilan fisik & prilaku seseorang tidak selalu mencerminkan keindahan akhlak & budi pekertinya (inner beauty). Namun keindahan akhlak & budi pekerti (inner beauty) seseorang akan tercermin pada keindahan penampilan fisik & prilakunya. (06 Oktober 2009)

Terkadang apa yg telah kita abaikan hari ini, suatu saat nanti akan sangat berarti. (10 Oktober 2009)

Mencoba untuk lebih mengerti terhadap yang belum mengerti. Dan mencoba untuk lebih mengerti terhadap yang belum dimengerti. (15 Oktober 2009)

Terkadang Allah dengan sengaja menyembunyikan bukti akan kebenaran & kuasa-Nya, supaya hamba-Nya sentiasa berfikir, mencari dan menyadarinya, serta sebagai salah satu ujian keyakinan bagi hamba-Nya. (16 Oktober 2009)
Note: "No Plagiarism"

Senin, 16 Mei 2011

SAHABAT UNTUK SAHABAT

Depok, 16 Mei 2011 pukul 11:28 WIB. Dipenghujung pagi menjelang siang, sejenak kumerenungi arti sebuah persahabatan.
"Seorang sahabat, tidak memiliki kepentingan lain darimu, kecuali membantumu menjadi pribadi yang berbahagia dengan pilihan-pilihan baikmu. Dia merayakan keberhasilanmu, dan mengingatkanmu tentang keindahan jiwamu saat engkau berkecil hati."

Begitulah sepenggal nasehat dari seorang Mario Teguh. Benar sekali, jika kita bicara tentang sahabat, maka yang terlintas pada diri kita bahwa seorang sahabat itu adalah orang yang tidak memiliki kepentingan lain terhadap diri kita, kecuali membantu kita untuk menjadi pribadi yang berbahagia dengan pilihan-pilihan baik kita, yang merayakan keberhasilan kita, dan mengingatkan kita tentang keindahan jiwa yang kita miliki disaat kita tengah berkecil hati atau dalam sebuah kesulitan, yang ada disaat kita suka maupun duka, yang mengerti setiap suasana hati kita, yang tak kenal lelah dalam memberikan nasehat ataupun bantuan dikala kita membutuhkan sebuah sandaran. Masih banyak sekali definisi sahabat lainnya, karena mungkin setiap orang akan mendefinisikan arti seorang sahabat baginya dengan kalimat yang berbeda namun dalam maksud yang sama.

Akan tetapi kita sering lupa bahkan mungkin melupakannya, bahwa definisi yang kita utarakan tersebut terkadang hanya berlaku bagi sahabat-sahabat kita, lalu apakah kita sendiri sudah menjadi seorang sahabat sesuai dengan definisi yang kita utarakan? Seringkali kita hanya menuntut sebuah pengertian dari sahabat kita, namun melupakan bahwa kita juga berkewajiban untuk mengerti akan dirinya. Seringkali kita hanya menuntut untuk dikasihi oleh sahabat kita, namun melupakan bahwa kita juga berkewajiban untuk mengasihinya.

Sebagian dari kita mungkin hanya memandang sebuah kebaikan itu hanya pada sisi kita, hanya dari presepsi kita, hanya dari sisi kebahagiaan kita, atau hanya dari sisi kesedihan yang melanda kita. Karena kekhilafan tersebut, lantas kita melupakan sisi lain dari sahabat kita. Apakah kita menyadari hal itu? jawabannya ada pada diri kita masing-masing.

Sungguh setiap orang pasti memiliki kekurangan, begitu juga sahabat kita. Maka sebagai seorang sahabat yang baik, kita berkewajiban untuk menjadi pelengkap ataupun pelurus dari kekurangan yang dimiliki oleh sahabat kita, begitu juga sebaliknya. Karena sungguh Allah tidak semerta-merta mentakdirkan sebuah hubungan persahabatan.

Berdoalah untuk diberikan seorang sahabat sejati, namun awalilah doamu itu dengan menjadikan dirimu sebagai seorang sahabat sejati bagi sahabat-sahabatmu.

Terkadang kita butuh kesendirian, saat dimana kita menginginkan sebuah ketenangan untuk dapat menata hati kita, menyesali kesalahan dan kekhilafan yang telah kita perbuat, meluruskan kembali niat kita, memperkokoh jiwa kita, memohon pada-Nya agar diberi petunjuk ke jalan yang lurus, jalan dimana orang-orang yang dikasihi Ilahi. Namun ada kalanya pula kita butuh seorang sahabat untuk kita berbagi, sahabat yang tulus untuk mengingatkan dan menguatkan kita.

Sedikit berbagi sebuah firman Allah dan pesan-pesan Rasul tentang Sahabat:
  • "Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya menta'ati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran."  (QS. Al 'Ashr 103:1-3)
  • “Apabila seorang itu cinta kepada sahabatnya harus tahu tentang keadaannya” (HR. Tirmidzi)
  • “Barang siapa yang menjaga harta kewibawaan saudaranya dengan tidak sepengetahuan orang yang dijaganya, maka orang itu lebih berhak dihadapan Allah untuk dibebaskan daripada api neraka” (HR. Imam Ahmad)
  • “Janganlah kamu membiarkan orang yang memukul orang lain dengan zalim. Sesungguhnya laknat Allah akan turun terhadap orang yang menyaksikan perbuatan itu, dengan tidak berusaha mencegahnya” (HR. Ath-Thabrani).
  • "Sesungguhnya memelihara kenangan hubungan baik termasuk sebagian dari iman” (HR. Imam Ahmad).
Jika melihat makna yang tersirat dari ayat dan penggalan hadist di atas, sungguh inti dari sebuah persahabatan adalah saling mengasihi, saling menjaga, saling mengerti, saling melindungi, saling berbagi dan menasehati dalam kebaikan dan kesabaran. Makna kata "saling" disini adalah adil, dimana kedua belah pihak sama-sama mengamalkannya (melakukannya) dan tidak terjadi ketimpangan atau berat sebelah.

Sebagai renungan, ada sepenggal kalimat tentang sebuah persahabatan :
"Mempunyai seorang sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang hanya mementingkan diri sendiri, seribu teman yang hanya ingin dimerti, seribu teman yang hanya ingin dikasihi, seribu teman yang tak tahu diri. Di dalam masa kejayaan maka teman-teman akan mengenal kita, dan di dalam masa kesengsaraan maka kita akan mengenal siapa teman-teman kita."

(Written by: Apriansyach Taufik)



Baca notes lainnya: http://www.facebook.com/taufik.apriansyach?sk=notes

Minggu, 13 Maret 2011

PEGANG ERAT MIMPIMU TEMAN

by Apriansyach Taufik on Sunday, February 20, 2011 at 12:08pm

My Dreams is My Spirit
Depok 20 Februari 2011, 10:45 WIB. Dipenghujung pagi menjelang siang, sejenak kumerenungi setiap mimpi yang ada, sambil mendengarkan dua buah my favorite songs.

"Mimpi adalah kunci, untuk kita menaklukkan dunia, berlarilah tanpa lelah sampai engkau merainya."

"Syukuri apa yang ada , hidup adalah anugrah, tetap jalani hidup ini , melakukan yang terbaik. 
Tuhan pasti kan menunjukkan , kebesaran dan kuasa-Nya, bagi hamba-Nya yang sabar, dan tak kenal putus asa"


Demikianlah dua buah penggalan lirik dari lagu Laskar Pelangi karya Nidji Band dan Jangan Menyerah karya D'Masiv Band yang selalu kuputar ketika semangatku mulai turun. Dan tak berlebihan jika saya mengatakan bahwa lirik dari kedua lagu tersebut selain indah juga memberikan sedikit pencerahan dan semangat bagi kita para pengejar mimpi.

Sesungguhnya Allah menganugrahkan mimpi (cita dan harapan) kepada setiap insan agar menjadi inspirasi dan penyemangat dalam hidupnya. Allah tidak semata-mata menghadirkan mimpi-mimpi (cita dan harapan) tersebut hanya sebagai penghias tidur dan lamunan semata. Sedikit meminjam kata dari lirik karya Nidji, bahwa mimpi itu adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia, dunia dalam hal ini ialah serangkaian cita-cita dan harapan kita akan masa depan yang lebih indah. Ketika kunci (cita dan harapan) itu telah kita miliki, maka langkah selanjutnya adalah seberapa besar ikhtiar kita dalam mempergunakan dan memanfaatkannya untuk membuka sebuah gerbang pembatas (rintangan) antara diri kita dan mimpi-mimpi kita.

Memang semua itu tak semudah yang kita bayangkan, namun ketika kita yakin bahwa Allah pasti akan memberikan hasil yang terbaik jika ikhtiar kita juga dalam kebaikan. Yakinkan kepada Allah, bahwa kita benar-benar layak untuk diberikan amanah akan pencapaian sebuah mimpi. Keyakinan inilah yang menjadi kekuatan bagi kita, selain itu jangan pernah lupa untuk menyertakan mimpi dan senyuman orang-orang disekitar kita dalam setiap mimpi-mimpi kita. Karena sesungguhnya kesuksesan seseorang dalam meraih mimpinya adalah ketika mimpinya tersebut dapat berkontribusi dalam mewujudkan mimpi-mimpi orang disekitarnya.

Terkadang kita merasa letih, bahkan mungkin berputus asa ketika terjalnya rintangan seakan menjadi tembok yang kokoh yang sulit untuk kita taklukan, maka kata yang mungkin tepat untuk itu adalah "tetap sabar dan jangan pernah menyerah", jikapun mimpi itu tak kunjung tiba, maka syukurilah, karena sesungguhnya syukur akan membukakan pintu-pintu rizky lainnya. Berbaik sangkalah kepada Allah, karena sesungguhnya Allah mengukirkan garis hidup (nasib, bukan takdir) seorang hamba dengan apa yang kita prasangkakan kepada-Nya. Yakinlah akan kuasa Allah, Allah takkan pernah meninggalkan seorang hamba dalam kesendirian untuk mengadapi segala cobaan dan rintangan hidup ini, Allah pasti mendengarkan setiap doa dan pengharapan yang tulus dari setiap hamba-Nya. Yang mesti diingat bahwa Allah punya cara tersendiri dalam menentukan takdir bagi hamba-Nya yang mungkin sulit untuk kita terjemahkan jika tiada rasa syukur dan ikhlas dalam hati kita.

Pegang erat mimpimu teman. Jangan pernah biarkan ia usang dalam lamunan, tunjukkan bahwa kamu layak untuk menggapainya. Jangan pernah takut akan kegagalan, senantiasalah berprasangka baik kepada-Nya, karena sesungguhnya Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya. Jangan pernah ragu akan bagaimana hasilnya nanti, yakinlah bahwa Allah tahu mana yang terbaik bagi hamba-Nya. Yang terpenting adalah jagalah ikhtiar dan harapanmu agar selalu dalam kebenaran-Nya.

(Written by: Apriansyach Taufik)

Selasa, 28 Desember 2010

EUPHORIA AFF CUP 2010 DAN PERMASALAHAN HUBUNGAN ANTAR NEGARA SERUMPUN

Indonesia - Malaysia
by Apriansyach Taufik on Tuesday, December 28, 2010 at 10:33am
 
(Disela-sela embun pagi di Kota Depok, Selasa, 28 Desember 2010, Pukul 07:00 WIB)

Terlepas dari insiden unsporting dari Supporter Malaysia pada pertandingan leg pertama Final AFF Cup 26 Desember 2010 kemaren, bahwa kita harus dengan besar hati mengakui kemenangan Team Malaysia. Karena pada pertandingan tersebut secara kualitas dan strategi, Team Malaysia memang lebih unggul dari Team Indonesia. Namun ini bukan akhir bagi Team Indonesia, karena kita masih ada kesempatan di pertandingan leg yang kedua besok tanggal 29 Desember 2010. Insya Allah, tak ada yang tak mungkin bagi Allah, yang terpenting Team Indonesia harus benar-benar berbenah diri dan mempersiapkan soliditas dan strategi team dengan lebih baik lagi.

Bagi kita Supporter Indonesia, gunakanlah cara-cara yang baik (halal) untuk meraih kemenangan, jangan sampai insiden unsporting dari beberapa Supporter Malaysia yang menggunakan dan petasan (mercun) untuk mengganggu konsentrasi team lawan pada leg pertama Final AFF Cup di Studion Bukit Jalil, Malaysia kemaren terulang kembali di Jakarta. Tunjukan bahwa bangsa kita berbudaya, jangan pernah hilangkan budaya santun dan keramahan bangsa kita. Dan sebagai tuan rumah dalam pertandingan di leg kedua ini, maka sambutlah team lawan (tamu) dengan baik. Jangan sampai perbuatan yang tidak baik kita balas dengan perbuatan tidak baik pula, dengan kata lain jangan sampai tindakan unsporting dari beberapa Supporter Malaysia kemaren kita balas dengan unsporting juga, karena saya yakin tidak semua Supporter dari Malaysia kemaren yang bertindak demikian.

Indonesia - Malaysia

Siapapun yang akan meraih kemenangan dalam laga Final AFF Cup 2010 kali ini, tentunya merupakan team yang benar-benar siap untuk menang. Dan bagi team yang belum berkesempatan untuk meraih kemenangan pada musim ini maka bukan berarti mereka adalah team yang lemah, karena untuk mencapai level final ini saja sudah merupakan suatu pencapaian yang sangat baik dan juga membutuhkan perjuangan yang cukup berat, dimulai dari babak penyisihan hingga bertengger di babak final. Ibarat sebuah pepatah motivasi, bahwa sesungguhnya sebuah kekalahan itu ialah kejayaan (kemenangan) yang tertunda.

Kita berikan apresiasi yang terbaik bagi team mana saja yang meraih kemenangan besok, hormati semua hasil dari pertandingan, tetap jaga sportivity, karena kemenangan tanpa didasari dengan sportivity merupakan kemenangan yang semu.

Semisalnya team yang kita banggakan mengalami kekalahan, maka jadikanlah itu sebagai pesan peringatan, bahwa kita mesti melakukan pembenahan dan perbaikan diri, dan bukan mencari kesalahan-kesalahan yang tak patut dipersalahkan atau bahkan mencari kambing hitam dari kekalahan yang diterima, karena memang sang kambing hitam tak pernah ikut dalam pertandingan maupun menjadi Supporter. Hehe… ^^

Jangan bersedih dan kecewa berlebihan, ini hanyalah sebuah pertandingan bola.

Ilustrasi - Jangan sampai hal ini terjadi di Studion GBK Jakarta. hehe... ^^
Supporter Indonesia, tunjukan bahwa kita bangsa yang berbudaya, tetap jaga sportivity.
Apapun hasilnya dukung terus team kebanggaanmu. Siapapun pemenangnnya, yang jelas Indonesia dan Malaysia merupakan negara serumpun dan masih dalam satu wilayah nusantara atau persaudaraan melayu (Unity of Malays), sesungguhnya kedua negara ini terpisah hanya karena pembagian wilayah kekuasaan oleh para bangsa penjajah silam. Tidak dipungkir,  sudah sekian banyak perselisihan yang terjadi di antara kedua negara ini, mulai dari masalah perbatasan wilayah negara, seni dan budaya, hingga masalah imigran dan tenaga kerja. Hujat menghujat, saling caci dan fitnah tidak henti-hentinya terucap dari kedua belah pihak warga negara, mulai dari media masa, forum diskusi setingkat web, jaringan sosial atau blog, hingga ke level para pejabat dari kedua negara.

Sungguh disayangkan, hanya perbuatan sia-sia belaka. Bukankah kedamaian itu lebih baik, sebagai seorang muslim sesungguhnya kita tidak diperkenankan untuk memusuhi sesama kita. Teringat sebuah iktibar dari sebuah riwayat, bahwa ketika Rasulullah menyampaikan Risalah Islam kepada penduduk Makkah silam, maka saat itu Rasulullah banyak mendapatkan hujatan dan hinaan bahkan niat buruk untuk mencelakakan Beliau, namun apa yang dilakukan oleh Baginda Rasulullah, Beliau membalas semua itu dengan keikhlasan, permakluman dan perbuatan baik bahkan Rasullullah pun mendoakan atas kebaikan bagi mereka. Apakah kita sebagai seorang Muslim akan mengabaikan tauladan Rasul tersebut.

Salam Persaudaraan bagi semua, Semoga Rahmad Allah senantiasa menyertai kita semua.

Written by: Apriansyach Taufik